Daily Experiences, Divine Toughts

​INTERUPSI ILLAHI

 Leading by the Spirit, new season – Next Level.
Berawal dari syukuran budaya jawa “selapan” di rumah sahabat dekat pada 14 Juni 2017, istrinya yang juga sahabat baik saya merekomendasikan 2 buku khusus pria untuk dibaca. Buku pertama, “Father’s School” yang ditulis oleh teman Yane membuka paradigma saya tentang proses kehidupan menjadi seorang ayah. Buku ini selesai dibaca hanya dalam waktu 3 jam malam itu. Buku yang kedua, “History Driver” berbicara lebih dalam tentang nilai luhur menjadi seorang ayah melalui pengalaman pribadi si penulis (Saminton Pangellah) yang dipulihkan hubungan pribadi dengan ayah jasmaninya agar ia mengalami terobosan rohani serta jasmani di dalam segala aspek. Siang tadi, 18 Juni 2017, saya melayani seorang teman yang baru datang untuk kedua kalinya ke gereja kami berdasarkan hikmat yang terdapat pada 2 buku di atas.
Sepanjang siang sampai sore tadi tak henti-hentinya nyanyian “Yesus yang Kuandalkan” oleh GMS bergema di hati. Kemudian terpampang flashback semua peristiwa dari akhir Mei – janji menduduki negri (Keluaran 23:29-30) lewat Reading Bible Movement (RBM) bersama grup Worshipper, lagu “Doa Yabes” di gereja saat awal Juni, beberapa pertemuan bisnis penting masih di awal Juni, ‘interupsi illahi’ melalui pembacaan 2 buku khusus pria, yang diakhiri dengan kotbah minggu di gereja hari ini tentang hati misi (Yesaya 49:6) telah membuat saya melambung dalam angan tentang apa yang DIA sedang sampaikan perihal visi ‘episentrum ekonomi’ di masa depan.

A time of reflection, is a time to exhale before running again.

 

Jika terbuka jalan untuk tinggal di jakarta barat pada kawasan kota mandiri terbaru, maka saya mengerti bahwa selama 6 bulan ini DIA sedang membawa saya melihat kota ini secara lengkap (Timur-Selatan-Utara-Barat). Hal tersebut sesuai dengan kisah 12 pengintai yang sedang dibaca pada RBM minggu ini.
Ini adalah kali kedua IA menginterupsi pembacaan Alkitab harian saya.
Sebelumnya itu pernah terjadi selama 1 bulan setelah saya terserang stroke pada 30 Desember 2014. Saya sempat dirawat 22 hari di RSCM karena lumpuh separuh badan sebelah kiri selama 20 hari akibat hipertensi, pecah pembuluh darah otak kanan. Sejak peristiwa itu perubahan karakter dan fisik terus dibentuk sampai sekarang.
Pada proses kali ini saya berharap dapat menjalaninya dengan lebih baik, menjadi seperti Kaleb yang bangkit menghadapi orang Enak demi mendapatkan Hebron ataupun maju seperti Daud yang datang dengan nama TUHAN untuk mengalahkan Goliat dan Filistin.
Tahun-tahun ke depan ada kota-kota, pulau-pulau, dan bangsa-bangsa sedang menunggu untuk dikunjungi. Jika saat ini saya mulai bermain basket kembali, mengendarai motor, mendapatkan pekerjaan baru, meletakkan dasar untuk beberapa bisnis, dan mengalami pemulihan paradigma tentang gambaran menjadi seorang Ayah, maka latihan badani nyata sekali ada gunanya (walau terbatas) dan latihan rohani (RBM) sangat besar dampaknya karena hikmat turun dan katakter dibentuk jadi samakin indah di sana.

Time to worship & reflection, not by might nor my skill
.. “Jesus It is You”

Advertisements
Standard
Daily Experiences

Peneguhan di Awal Tahun 2017

​Iman yang Aktif masuk merebut Kanaan.

Pelayanan hari ini berkesan, minimal karena 2 hal di dalamnya.

Pertama, karena dalam segala keterbatasan (gerakan tubuh belum full dinamis, pendengaran recovery 95% dengan posisi berdiri di depan drum) serta kekurangan (telat naik panggung karena sempat kebelet) DIA sempurnakan (covered) hasil dari pelayanan pujian (sesuai konfirmasi/evaluasi beberapa teman).

Kedua, karena selesai ibadah minggu pagi saya sempat berbincang dengan seorang pemimpin yang saya hormati di gereja. Ia memberi teladan hidup yang konsisten/proven (Penatua GKKD Jakarta – Eduar J. Monijong). Di akhir pembicaraan saya minta abang kami untuk mendoakan karena impresi dan kerinduan untuk saling menopang dalam perjuangan iman yang aktif di tahun 2017 sesuai isi kotbah pagi itu.

kami bertiga mulai dari ujung kanan ke kiri, Donal-saya-bang Edu.

Yup, ada banyak ladang di Kanaan (pekerjaan, bisnis, & pelayanan) juga kehidupan berkeluarga sedang menanti dikerjakan sambil recovery ini digenapi 120%. Seperti rhema di ibadah minggu pertama/2017-01-01, kita bangsa rajawali terbang tinggi di atas badai dan kadang menari-nari di dalamnya (peneguhan minggu ke-2/Yesaya 40:31). Itulah kebiasaan mereka yang hidup berpegang pada 1.260 janji yg telah IA sediakan di sepanjang Buku CintaNya untuk manusia yang ditebus dengan darah/nyawaNya sendiri.

Yesaya 40:31 (TB)  tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Standard
Divine Toughts

Waktu Kawal Jaga Malam

Berjaga-jaga adalah Mutlak  Diperlukan untuk Terus Naik

Mazmur 63:6-8 (TB)
(63-7) Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, —
(63-8) sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai.
(63-9) Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.

Padang gurun Zif adalah tempat Daud bersembunyi dan mengalami ketakutan setelah kemenangan perang (1Samuel 23).
Belajar selalu waspada (tidak mudah terbawa perasaan, masalah, ataupun berkat) adalah pelajaran berharga bagi seorang raja/chief/pemimpin. Yonatan sebagai sahabat dalam visi TUHAN meneguhkan dirinya tentang panggilan ini (mazmur 63 declare/menyebutkan raja).

image

TUHAN menjadi teman kawal malam (saat terberat waktu jaga prajurit) & mengirim teman yang dibutuhkan untuk menggenapi/support visi.
Dalam ujian promosi di kemudian hari Daud lulus dengan membiarkan Saul hidup karena ia mengerti bahwa peninggian sejati datangnya dari TUHAN dan hanya lewat cara DIA. Karena itulah IA memperhitungkan dan meneguhkan perjanjian keturunan Mesias lewat Daud. IA sangat suka dengan orang yg setiawan!

Standard